Masa depan Marco Palestra akhirnya mengarah ke Chelsea FC.
Pemain muda milik Atalanta BC itu memilih menerima tawaran klub asal London tersebut, sekaligus mengubur harapan Inter Milan yang telah lama menjadikannya kandidat utama pengganti Denzel Dumfries.
Menurut laporan Corriere della Sera, Inter sangat terkejut dengan perubahan arah negosiasi.
Selama lebih dari sebulan, Palestra dianggap sebagai profil ideal untuk memperkuat sisi kanan Nerazzurri apabila Dumfries benar-benar meninggalkan Giuseppe Meazza.
Namun, setelah menerima proposal bernilai besar dari Chelsea, Palestra langsung menghubungi CEO Atalanta, Luca Percassi, untuk menjelaskan posisinya.
Sang pemain merasa telah bersikap profesional dan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada klub.
"Saya bersedia menerima kedua tujuan tersebut, Anda yang memilih," ujar Palestra kepada Percassi.
Pada akhirnya, Atalanta memutuskan menerima tawaran Chelsea yang dinilai lebih menguntungkan secara finansial dibandingkan proposal Inter, yang hanya disampaikan secara lisan dan bernilai lebih rendah.
Di markas Inter, kekecewaan tidak dapat disembunyikan. Meski demikian, manajemen klub memilih untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan dan segera mengalihkan fokus ke target lain di bursa transfer.
Kegagalan mendapatkan Palestra kembali menyoroti rumitnya hubungan transfer antara Inter dan Atalanta.
Setelah beberapa negosiasi yang berjalan sulit dalam beberapa musim terakhir, Nerazzurri sekali lagi harus melihat target utamanya berlabuh ke klub lain.