Dari Ronaldo Nazario hingga Lautaro, Inter yang Tak Pernah Absen di Final Dunia

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, kembali menorehkan catatan bersejarah. Lewat golnya yang menjadi penentu kemenangan Argentina 2-1 atas Inggris di babak semifinal, sang striker berjuluk El Toro tersebut sukses mengantarkan Albiceleste melangkah ke partai final.

Keberhasilan ini bukan hanya membuka peluang bagi Argentina untuk mempertahankan status juara dunia, tetapi juga sekaligus melanjutkan tradisi unik milik Inter Milan: selalu memiliki setidaknya satu pemain yang tampil di partai puncak Piala Dunia sejak edisi 1982. Dengan pencapaian Lautaro kali ini, Nerazzurri pun berhasil memperpanjang rekor luar biasa tersebut hingga menyentuh 12 edisi Piala Dunia secara beruntun.

Jejak tradisi ini bermula pada Piala Dunia 1982, ketika sejumlah pemain Inter turut menjadi bagian dari skuad Timnas Italia yang keluar sebagai juara dunia di Spanyol. Estafet kemudian berlanjut lewat sederet nama besar lain, mulai dari Karl-Heinz Rummenigge (1986), trio asal Jerman yakni Andreas Brehme, Jurgen Klinsmann, dan Lothar Matthaus (1990), Ronaldo Nazario (1998 dan 2002), Marco Materazzi (2006), Wesley Sneijder (2010), hingga sejumlah pemain Argentina yang tampil di final 2014 dan 2022.

Momen mengharukan pun terlihat usai laga melawan Inggris. Lautaro tak kuasa menahan air mata saat diwawancarai televisi. Ia mengaku bahwa gol tersebut adalah gol yang selalu ia impikan sejak pertama kali dibelikan sepatu bola oleh sang ayah, yakni gol di partai final Piala Dunia. Ia bahkan menegaskan bahwa mimpi itu benar-benar nyata baginya. Lautaro juga sempat berbagi cerita bahwa sebelum turun ke lapangan, ia telah menyampaikan kepada rekan setimnya, Alex McAllister, bahwa dirinya akan mencetak gol pada laga tersebut—sesuatu yang menurutnya sendiri sulit dipercaya bisa benar-benar terwujud.


Gol ke gawang Inggris ini menjadi torehan ketiga Lautaro sepanjang turnamen. Sebelumnya, ia telah mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Yordania di fase grup, kemudian melawan Swiss di babak perempat final, serta turut berkontribusi menciptakan satu gol lainnya saat Argentina menghadapi Mesir di semifinal.

Lautaro sendiri merupakan bagian dari generasi emas Timnas Argentina yang telah mempersembahkan gelar juara Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Kini, ia berpeluang menambah pundi-pundi trofinya dengan membantu Argentina mempertahankan status juara dunia mereka.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak