Bagi para pemain, tampil di Piala Dunia tentu menjadi pencapaian besar dalam kariernya. Namun ternyata, ajang empat tahunan ini juga membawa berkah tersendiri bagi klub-klub asal para pemain, termasuk dari sisi finansial. FIFA diketahui menerapkan sistem kompensasi yang mewajibkan pembayaran minimal $5.000 per hari untuk setiap pemain yang dipanggil dan berstatus siap membela timnas masing-masing selama turnamen berlangsung.
Berdasarkan estimasi dari Calcio e Finanza, klub-klub di kasta tertinggi Liga Italia diperkirakan akan mengantongi total pendapatan sekitar $14 juta berkat kontribusi para pemain mereka yang turut ambil bagian dalam turnamen tersebut.
Rincian analisis pendapatan ini menyoroti bagaimana distribusi dana sangat bergantung pada jumlah pemain yang "dipinjamkan" ke tim nasional masing-masing negara. AC Milan tercatat menempati posisi puncak daftar klub Italia, berkat 10 pemainnya yang dipanggil ke timnas, dengan estimasi pendapatan mencapai sekitar $2,3 juta.
Tepat di bawah Rossoneri, Atalanta dan Inter Milan sama-sama menempati posisi berikutnya dalam daftar tiga besar. Kedua klub ini masing-masing mencatatkan tujuh pemain yang dipanggil timnas, dengan total akumulasi 310 hari partisipasi di ajang Piala Dunia. Kontribusi ini pun diperkirakan menghasilkan keuntungan finansial sebesar $1,5 juta bagi masing-masing klub, baik untuk Atalanta maupun Inter.
Di tengah sorotan terhadap aliran dana signifikan yang dijamin oleh federasi sepak bola internasional tersebut, aktivitas persiapan teknis tetap berjalan seperti biasa di markas latihan Appiano Gentile. Sebagai catatan, Cristian Chivu selaku pelatih Inter tetap bertanggung jawab mengawal program latihan fisik bagi para pemain yang belum terlibat di ajang internasional, sembari menanti kepulangan rekan-rekan setim mereka yang masih berlaga bersama timnas masing-masing.
Selain tiga klub teratas, sejumlah klub besar maupun klub yang tengah berkembang di Serie A turut kebagian jatah pendapatan dari FIFA. Berikutnya dalam daftar secara berurutan adalah Juventus, Bologna, Roma, dan Napoli. Bagi klub-klub ini, penggantian biaya harian dari FIFA tentu menjadi tambahan yang menggembirakan bagi kondisi keuangan mereka, sekaligus menjadi bukti nyata tingginya reputasi Serie A di kancah sepak bola global.