Hengkangnya Francesco Acerbi, Stefan de Vrij, dan Matteo Darmian secara bersamaan memaksa Inter untuk segera mengambil langkah-langkah pencegahan, termasuk dari segi kuantitas, guna memperkuat dan meningkatkan lini pertahanan.
Tarik Muharemovic dan Oumar Solet, dua target utama yang diincar selama musim panas, kini dianggap sudah tidak lagi menjadi opsi: yang pertama kini menjadi incaran utama Juventus, sedangkan yang kedua tidak lagi menjadi prioritas karena masalah harga (Udinese menaksir nilainya sekitar 30 juta euro) dan keraguan terkait kondisi fisik sang pemain.
Sebaliknya, opsi yang mengarah ke Inggris dan Trevor Chalobah dari Chelsea kini semakin kuat, namun ia mungkin bukan satu-satunya pemain yang akan didatangkan dari Liga Premier.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, di antara beberapa opsi yang sedang dipertimbangkan oleh klub Nerazzurri, ada satu yang mengarah ke Manchester City dan mengingatkan pada transfer setahun lalu yang membawa Manuel Akanji ke timnya Chivu dengan nilai hanya 15 juta euro—sebuah kesepakatan yang langsung membuahkan hasil.
Nama baru yang sedang dipertimbangkan oleh jajaran manajemen Inter adalah pemain asal Belanda, Nathan Aké, seorang pemain yang dalam beberapa tahun terakhir di bawah asuhan Guardiola kurang mendapat kesempatan bermain akibat investasi besar-besaran di lini belakang (Gvardiol, Ruben Dias, serta Khusanov dan Guehi) dan beberapa masalah cedera yang dialaminya.
Kontraknya akan berakhir dalam satu tahun lagi dan hal ini dapat memudahkan proses transfer dari segi biaya transfer: mantan pemain Chelsea ini telah menyatakan keinginannya pada bulan Januari lalu untuk pindah klub demi mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, namun banyaknya cedera yang menimpa lini pertahanan pada periode tersebut membuat Guardiola memutuskan untuk menahannya.
Saat ini situasinya sedikit berbeda: pelatih telah berganti dengan kedatangan Maresca di bangku cadangan, namun hal ini belum tentu cukup untuk mengubah penilaian terhadap Aké.
Di antara pertimbangan yang sedang dilakukan Inter terkait pemain asal Belanda tersebut yang paling menonjol adalah gaji yang diterima pemain kelahiran tahun 1995 itu.
Di City, ia memperoleh gaji bruto sedikit di bawah 10 juta euro per musim, angka yang sangat besar dan di luar batas yang ditetapkan oleh Oaktree, yang lebih memilih berinvestasi pada pemain yang lebih menjanjikan dan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Oleh karena itu, diperlukan pengorbanan finansial juga dari pihak Aké, yang bagaimanapun harus dicatat sebagai nama baru dalam dinamika bursa transfer klub Nerazzurri.