Proses perombakan lini tengah Inter Milan terus berjalan cepat musim panas ini. Setelah merampungkan penjualan permanen Ebenezer Akinsanmiro ke Monza — kesepakatan senilai €7,5 juta ditambah bunga 10 persen dari hak jual kembali pemain tersebut di masa depan — manajemen kini mengarahkan perhatian ke dua nama gelandang lainnya: Davide Frattesi dan Kristjan Asllani.
Frattesi Mulai Dievaluasi untuk Dijual
Gelandang kelahiran 1999, Davide Frattesi, kini menjadi sosok berikutnya yang diproyeksikan meninggalkan klub. Berbeda dengan kasus Asllani, proses perpisahan dengan Frattesi belum berlangsung secara formal dan menyeluruh dengan cara yang sama persis. Namun substansi situasinya tetap sama: Frattesi jelas tidak lagi masuk dalam rencana teknis Inter. Klub pun dikabarkan mulai mengintensifkan komunikasi dan menelaah sejumlah ketertarikan konkret, baik dari klub-klub Italia maupun luar negeri, demi merampungkan transfernya dan meraih keuntungan finansial dari penjualan tersebut.
Sikap Tegas terhadap Asllani
Sementara itu, sikap manajemen terhadap Kristjan Asllani jauh lebih tegas dan sudah disampaikan secara terbuka. Untuk menghindari kesalahpahaman maupun harapan yang keliru, manajemen Inter telah menyampaikan pesan kategoris kepada gelandang asal Albania tersebut beserta rombongannya: pemain kelahiran 2002 ini bukan lagi bagian dari rencana teknis, tidak akan masuk skuad musim baru, dan harus segera mencari klub baru sebagai tempat berkarier — sebagaimana juga dikonfirmasi jurnalis Fabrizio Romano.
Ketidakhadirannya dalam tur pramusim ke Asia memang sebagian dipengaruhi oleh cedera otot yang dialaminya. Namun inti persoalannya tetap jelas: Asllani dipandang akan segera meninggalkan klub, tanpa ada lagi ruang baginya untuk bertahan di Milan.
Dengan perkembangan ini, pesan dari manajemen Inter kepada kedua gelandang tersebut pun semakin gamblang — baik Frattesi maupun Asllani sama-sama tidak lagi menjadi bagian dari proyek jangka panjang Nerazzurri.