Hubungan Sudah Retak, Tottenham Masih Tega Pasang Harga Mahal untuk Romero


Meski tampil gemilang sepanjang Piala Dunia, masa depan Cristian Romero tampaknya bakal jauh dari Liga Primer Inggris. Bek tengah timnas Argentina itu telah masuk daftar pemain yang boleh dilepas Tottenham, seiring hubungannya dengan manajer baru Roberto De Zerbi yang belum berjalan mulus. Manajemen Inter Milan disebut terus memantau perkembangan situasi ini dengan saksama, demi mengamankan sosok berkualitas tinggi untuk memperkuat lini pertahanan racikan Cristian Chivu — meski mereka sadar betul proses transfer ini masih rumit dari sisi finansial.

Akar Keretakan dengan Spurs

Retaknya hubungan antara Romero dan klub asal London itu bermula dari peristiwa musim semi lalu. Usai mengalami cedera robek ligamen kolateral medial pada April, tepat di fase krusial musim, sang pemain memutuskan menjalani seluruh proses pemulihannya di Belgrano, demi menghindari risiko yang bisa mengganggu peluangnya tampil di Piala Dunia. Keputusan untuk berobat ribuan kilometer jauhnya dari klub ini memicu reaksi keras, baik dari internal klub maupun para pendukung, hingga akhirnya membuat hubungan keduanya sulit diperbaiki lagi.

Investasi besar klub London tersebut turut mempertegas nasib Romero. Tottenham merogoh kocek hingga enam puluh juta euro untuk mendatangkan Jan Paul van Hecke dari Brighton — pemain yang sebelumnya menjadi anak asuh langsung De Zerbi. Perubahan hierarki di lini pertahanan akibat kedatangan ini membuat kepergian mantan pemain Atalanta tersebut nyaris menjadi kepastian.

Bagi Romero yang lahir pada 1998, Inter Milan dinilai sebagai destinasi paling ideal untuk kembali bangkit. Namun kendala utama tetap datang dari sikap Tottenham, yang terus mematok harga mendekati lima puluh juta euro dan menolak memberikan potongan harga sedikit pun.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak