Tottenham sejak awal sebenarnya tidak berniat melepas Cristian Romero dengan mudah. Berkat perpanjangan kontrak yang baru saja dirampungkan serta peran sentralnya dalam proyek teknis klub, kapten Argentina ini tetap dipandang sebagai aset penting yang tidak akan dilepas dengan persyaratan murah.
Namun di sisi lain, keinginan pribadi Romero justru condong ke arah berbeda. Menurut jurnalis Matteo Moretto dalam perbincangannya dengan Radio Marca, prioritas utama sang bek adalah pindah ke La Liga, dengan Barcelona dan Atletico Madrid disebut sebagai dua klub yang paling serius menunjukkan minat.
Kendala Finansial di Kedua Klub Spanyol
Sayangnya, baik Barcelona maupun Atletico Madrid sama-sama menghadapi kendala untuk segera merealisasikan minat tersebut. Barcelona saat ini lebih memilih memusatkan perhatian pada kebutuhan transfer lain yang dianggap lebih mendesak, sementara Atletico Madrid masih harus mengurangi beban gaji skuad serta merampungkan sejumlah penjualan pemain terlebih dahulu sebelum bisa mengambil langkah lebih lanjut.
Inter Mulai Menjauh dari Persaingan
Di tengah situasi tersebut, Inter Milan yang sebelumnya digadang-gadang sebagai kandidat kuat kini justru dilaporkan mulai menghentikan langkahnya dalam perburuan Romero. Kendala utamanya terletak pada besaran gaji sang pemain, yang disebut melampaui €7 juta bersih per musim — angka yang dinilai terlalu tinggi untuk anggaran klub Nerazzurri saat ini.
Faktor lain yang semakin memperkecil peluang Inter mengejar Romero adalah kedatangan John Stones. Bek asal Inggris yang baru saja bergabung dengan status bebas transfer usai mengakhiri masa baktinya di Manchester City ini dinilai telah cukup memperkuat lini pertahanan Nerazzurri, sehingga mengurangi urgensi klub untuk tetap bersaing mendapatkan Romero.
Romero Tetap Menanti Peluang ke Spanyol
Dengan Inter yang perlahan mundur dari persaingan, situasi Romero pun kini semakin kompleks. Sang pemain tetap menanti momentum yang tepat untuk mewujudkan keinginannya pindah ke Spanyol, sementara Barcelona dan Atletico Madrid masih harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah finansial mereka sendiri sebelum bisa benar-benar mewujudkan minat tersebut.