Masa depan Benjamin Pavard di Inter Milan tampaknya semakin tidak jelas, meski satu hal sudah cukup terang: bek asal Prancis ini kemungkinan besar tidak lagi masuk dalam rencana kepelatihan Nerazzurri musim depan. Setelah menjalani musim yang kurang memuaskan saat dipinjamkan ke Marseille, klub Prancis tersebut memutuskan tidak menggunakan opsi pembelian, sehingga status Pavard kembali sepenuhnya menjadi milik Inter.
Namun kepulangannya ke Milan diperkirakan hanya bersifat sementara. Manajemen Inter dikabarkan lebih condong untuk melepas Pavard secara permanen, sembari berupaya memaksimalkan nilai jual dari kepergiannya. Target yang dipatok klub adalah biaya transfer sekitar €20 juta, angka yang dianggap sepadan dengan kualitas bek tengah asal Prancis tersebut.
Menurut laporan Fussball Europa, klub Arab Saudi, Al-Ittihad, dilaporkan mulai menunjukkan minat serius dalam beberapa jam terakhir. Klub tersebut disebut sudah melakukan kontak awal dengan pihak agen pemain untuk menjajaki kemungkinan terwujudnya kesepakatan. Meski begitu, hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi yang melibatkan pihak Inter secara langsung — sebuah tahap penting yang masih perlu dilalui sebelum ketertarikan ini benar-benar berubah menjadi negosiasi konkret.
Beberapa bulan sebelumnya, nama Borussia Dortmund juga sempat mengemuka sebagai kemungkinan tujuan baru Pavard, terutama seiring rencana klub Jerman itu melepas Nico Schlotterbeck. Namun skenario tersebut akhirnya tidak pernah terealisasi, dan proses transfer ke Dortmund pun gagal terwujud.
Kini seluruh perhatian tertuju ke Arab Saudi, yang berpotensi menjadi destinasi paling nyata bagi masa depan karier Pavard selanjutnya.