Tottenham Turunkan Harga Romero, Inter Pertimbangkan Manfaatkan Peluang


Bursa transfer Inter Milan saat ini terfokus penuh pada upaya mencari tambahan pemain untuk lini pertahanan mereka. Kepergian sejumlah pemain kunci telah menciptakan kesenjangan, baik dari sisi jumlah maupun kualitas teknis di lini pertahanan tengah, sehingga mendorong manajemen klub untuk mulai mengevaluasi sejumlah prospek dari luar Italia. Salah satu nama yang belakangan masuk dalam pertimbangan Nerazzurri adalah Cristian Romero, bek tengah yang kini membela Tottenham Hotspur.

Angka Kesepakatan dan Sikap Tottenham

Pihak Tottenham dilaporkan telah menetapkan harga awal untuk pelepasan Romero, yakni sekitar £50 juta atau setara €59 juta. Namun, mengingat riwayat cedera yang cukup panjang dialami sang bek tengah, nilai transaksi ini berpotensi turun. Sejumlah sumber yang dekat dengan klub London Utara tersebut mengindikasikan bahwa kesepakatan sebenarnya bisa terwujud dengan harga lebih terjangkau, mendekati £40 juta atau sekitar €47 juta.

Inter sendiri dikabarkan telah membuka pembicaraan awal dengan pihak Tottenham. Nama Romero muncul secara resmi di tengah proses negosiasi yang tengah berjalan untuk kepindahan Djed Spence, sehingga manajemen Inter kini tengah mengkaji kelayakan untuk merampungkan kedua transfer tersebut sekaligus dalam satu jendela transfer yang sama.

Formula Transfer untuk Skuad Asuhan Chivu

Kebutuhan Inter akan tambahan bek tengah semakin mendesak menyusul kepergian Francesco Acerbi dan Stefan de Vrij, yang membuat tim kehilangan dua sosok kunci sekaligus. Cristian Chivu sendiri tengah menantikan kedatangan bala bantuan yang mampu beradaptasi cepat dengan konsep taktiknya, sekaligus menstabilkan kembali lini pertahanan tim. Profil permainan Romero, yang dikenal agresif dan tangkas dalam merebut bola, dinilai sesuai dengan kriteria yang diinginkan sang pelatih.

Untuk menyiasati keterbatasan anggaran, manajemen Inter dikabarkan tengah mengkaji sejumlah skema strategis. Opsi utama yang dipertimbangkan adalah skema pinjaman dengan kewajiban membeli di kemudian hari, solusi yang memungkinkan penundaan pembayaran serta penangguhan proses pembelian penuh hingga 12 bulan ke depan. Skema ini dinilai mampu menjaga stabilitas keuangan klub tanpa harus mengorbankan target prioritas dalam proyek jangka panjang Chivu.

Perjalanan karier Romero bermula di klub lokal Belgrano sebelum akhirnya merantau ke Eropa, tepatnya bergabung dengan Genoa pada 2018. Kariernya kemudian berlanjut ke Juventus, sebelum ia mencuri perhatian besar publik sepak bola dunia berkat penampilan gemilangnya bersama Atalanta. Pada Agustus 2022, Romero resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, klub yang membelanya hingga saat ini dengan kontrak yang telah diperpanjang hingga Juni 2029.

Di level klub, Romero turut mempersembahkan gelar Liga Europa musim 2024/2025 bersama Tottenham, bahkan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen tersebut versi UEFA berkat penampilan konsistennya di sepanjang fase gugur, termasuk saat menghadapi Eintracht Frankfurt, Bodo/Glimt, hingga partai final melawan Manchester United. Ia bahkan sempat dipercaya menyandang ban kapten Tottenham menyusul kepergian Son Heung-min ke LA Galaxy.

Sementara itu, di level internasional, Romero merupakan salah satu pilar utama Timnas Argentina. Ia turut menjadi bagian dari skuad juara Piala Dunia 2022, serta ikut mempersembahkan gelar Copa America pada 2021 dan 2024 bagi La Albiceleste.

Namun, catatan cederanya memang cukup menjadi perhatian. Pada musim 2024/2025 misalnya, Romero sempat absen panjang selama periode November hingga Maret akibat cedera, hingga tercatat kehilangan kesempatan bermain di 28 laga di seluruh kompetisi. Faktor riwayat cedera inilah yang turut menjadi salah satu pertimbangan dalam negosiasi harga antara Inter dan Tottenham saat ini.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak