Romano Ungkap Kerumitan Dibalik Kebuntuan Transfer Jones ke Inter


Sejak awal tahun ini, Curtis Jones telah menjadi salah satu target abadi Inter Milan yang belum juga menemui titik terang. Kabar terbaru dari pakar transfer Fabrizio Romano lewat kanal YouTube-nya menegaskan bahwa kesepakatan ini masih jauh dari kata rampung — bahkan cenderung menemui jalan buntu, meski sang pemain sendiri dikabarkan sudah siap meninggalkan Anfield.

Kata Romano: Kesepakatan Masih Terjebak

Menurut penjelasan Romano, akar masalahnya cukup sederhana: Liverpool terus menuntut angka €40 juta untuk melepas Curtis Jones, meski kontraknya di Anfield akan berakhir dalam sebelas bulan ke depan. Romano menyebut ada tanda-tanda ketidaksabaran dari pihak pemain, namun kesepakatan antara kedua klub belum juga tercapai, meski Inter terus melanjutkan diskusi dengan pihak manajemen Liverpool. Dalam situasi seperti ini, Romano menilai wajar jika manajemen Inter mulai serius mengevaluasi opsi gelandang alternatif lainnya sebagai langkah antisipasi.

Jejak Panjang Negosiasi Sejak Awal Tahun

Untuk memahami betapa rumitnya situasi ini, penting melihat rangkaian panjang negosiasi yang sudah berlangsung sepanjang 2026. Ketertarikan Inter terhadap Jones sebenarnya bukan hal baru — Nerazzurri pertama kali membuka pembicaraan pada Januari lalu, namun saat itu Liverpool menegaskan tidak berniat melepas pemain mana pun menjelang penutupan jendela transfer musim dingin.

Memasuki musim panas, Inter kembali mencoba peruntungan dengan mengajukan tawaran sekitar €25 juta pada Juni, namun langsung ditolak mentah-mentah. Pada titik itu, Liverpool bahkan sempat menilai negosiasi lebih lanjut akan sia-sia mengingat besarnya kesenjangan valuasi antar kedua klub. Tidak menyerah, Inter kembali mengajukan tawaran kedua senilai €32 juta melalui perantara — namun kembali ditolak, sebelum akhirnya kini muncul tawaran ketiga senilai sekitar €35 juta yang masih tetap berada di bawah patokan harga Liverpool.

Kenapa Liverpool Bersikeras di Angka €40 Juta?

Menariknya, angka €40 juta yang dipatok Liverpool bukan tanpa dasar perbandingan. Klub asal Merseyside itu dilaporkan menjadikan transfer Conor Gallagher dari Atletico Madrid ke Tottenham senilai €40 juta awal tahun ini sebagai tolok ukur nilai pasar Jones. Liverpool pun disebut lebih memilih risiko kehilangan Jones secara gratis pada 2027 ketimbang menerima tawaran yang mereka anggap terlalu meremehkan nilai salah satu pemain didikan akademi mereka yang paling lama mengabdi di tim utama.

Sikap ini turut ditegaskan langsung oleh pelatih kepala Liverpool, Andoni Iraola, yang menyebut Jones sebagai pemain hebat dan berharap sang gelandang bisa terus bertahan sambil melanjutkan performa impresifnya, sekaligus menyoroti pentingnya akar lokal Jones sebagai pemain asli Liverpool bagi identitas skuad.

Faktor Pendukung di Balik Keinginan Jones

Di sisi lain, sejumlah laporan menyebutkan Jones sendiri telah melakukan "segala hal yang memungkinkan" untuk membantu memuluskan rencana kepindahannya ke San Siro. Salah satu daya tarik tambahan yang disebut turut memengaruhi keinginannya adalah kesempatan bermain satu skuad dengan sesama pemain internasional Inggris, John Stones, yang juga tengah dalam proses bergabung dengan Inter musim panas ini.

Dari sisi pendanaan, rencana kepergian Davide Frattesi dari Inter turut disebut sebagai salah satu faktor yang bisa membantu membiayai proses transfer Jones, mengingat direktur olahraga Inter, Piero Ausilio, sendiri sudah mengakui bahwa tuntutan finansial dalam kesepakatan ini menjadi hambatan signifikan sejak awal musim panas.

Insiden yang Menghangatkan Rumor

Situasi ini semakin menarik perhatian publik usai rekaman insiden internal Jones dengan rekan setimnya, Dominik Szoboszlai, sempat viral di media sosial pada masa tur pramusim Liverpool di Amerika Serikat. Momen tersebut turut disebut sebagai salah satu pemicu Inter kembali mempercepat pendekatan ketiga mereka terhadap sang pemain tidak lama setelah insiden itu mencuat ke publik.

Sebagai gambaran nilai pasarnya saat ini, Jones tercatat memiliki valuasi sekitar €38 juta menurut data Transfermarkt, dengan kontrak yang akan berakhir pada 30 Juni 2027. Sepanjang kariernya bersama Liverpool sejak debut senior pada 2019, ia telah tampil lebih dari 220 kali untuk tim utama, seluruhnya dijalani di klub yang sama sejak menembus tim senior lewat jenjang akademi Kirkby.

Selisih €5 Juta yang Menentukan Segalanya

Pada akhirnya, seluruh drama panjang ini bermuara pada satu angka: selisih sekitar €5 juta antara tawaran terbaru Inter dan valuasi yang dipatok Liverpool. Apakah Liverpool akan melunak menjelang tenggat waktu bursa transfer, atau justru Inter yang harus menaikkan tawaran mereka sekali lagi, akan sangat menentukan apakah Curtis Jones akhirnya benar-benar berlabuh ke San Siro sebelum jendela transfer resmi ditutup.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak