Marotta Sindir Palestra: "Ingkari Kesepakatan Lisan" dengan Inter

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menyoroti kepindahan Marco Palestra ke Chelsea sebagai bentuk pengingkaran atas kesepakatan lisan yang sebelumnya telah dijalin dengan klub. Selain menyayangkan sikap sang pemain, Marotta juga melontarkan kritik kepada agen Palestra karena dianggap tidak mengarahkan kliennya ke keputusan yang lebih tepat.

Pernyataan ini disampaikan Marotta bersama Chivu dalam sesi jumpa pers hari Senin, bertepatan dengan dimulainya masa pramusim Nerazzurri. Musim panas ini, Inter—yang berstatus juara bertahan Serie A—masih berupaya mencari pengganti Denzel Dumfries setelah bek asal Belanda tersebut hijrah ke Real Madrid dengan nilai transfer sekitar €20 juta.

Terkait Palestra, bek muda yang sempat menjadi incaran utama Inter itu justru resmi merapat ke Chelsea dua pekan lalu, padahal kesepakatan dengan Inter sebelumnya sudah dianggap rampung. Menurut keterangan Marotta yang dikutip FcInternews, klub kini dihadapkan pada tantangan menjaga stabilitas finansial di tengah tren gaji pemain yang melonjak serta pengaruh agen yang kian besar dalam menentukan arah karier pemain—faktor yang menurutnya kini banyak membentuk dinamika bursa transfer.

Marotta secara khusus menyebut kasus Palestra sebagai contoh nyata bagaimana keputusan sepihak seorang pemain, yang berujung pada pembatalan komitmen lisan, bisa memengaruhi rencana klub.

“Ambil contoh kasus Palestra. Itu adalah hasil dari keputusan yang dibuat oleh pemain, yang mengingkari kesepakatan lisan,” ujar Marotta.

Ia menilai agen pemain semestinya bisa mengarahkan Palestra untuk mengambil pilihan berbeda, namun jalan yang ditempuh justru sebaliknya.

Marotta pun menambahkan bahwa fenomena pemain muda Italia yang memilih pindah ke liga-liga yang tidak secara langsung bersaing dengan Serie A merupakan realita yang harus diterima klub-klub Italia saat ini.

Dalam kesempatan yang sama, Marotta juga mengonfirmasi kabar kurang menggembirakan lainnya: proses transfer Anan Khalaili dari Union Saint-Gilloise, yang sedianya bernilai €25 juta, batal terlaksana setelah pemain tersebut dinyatakan tidak lolos tes medis.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak